Header Ads

Ternyata Inilah Alasannya, Kenapa Kabupaten Nduga Menjadi Surganya Bagi Para Peneliti Flora Dan Fauna

loading...
Pemerintah sedang mengenjot pembangunan infrastruktur di Papua, terutama untuk pembangunan jalan.

Pesona Kabupaen Nduga - Dilansir dari wikipedia Nduga adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Papua dengan ibukotanya Kenyam, sebelumnya pernah menjadi bagian dari wilayah administratif Kabupaten Jayawijaya.

Kabupaten ini di bentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2008 bersama-sama dengan pembentukan 5 Kabupaten lainnya di Papua.

Kabupaten Nduga mempunyai luas wilayah 2.168 km2 dan batas wilayahnya adalah : sebelah Barat berbatasan dengan Distrik Jila, sebelah Timur berbatasan dengan Distrik Pelebaga dan Wamena, Sebelah Utara berbatasan dengan Distrik Kuyawage, Distrik Balingga, Distrik Pirime dan Makki, sebelah Selatan berbatasan dengan Sawaerma, Asmat. Kabupaten Nduga terbagi dalam 36 desa dan 8 Distrik diantaranya : Distrik Wosak, Distrik Kenyam, Distrik Geselma, Distrik Mapenduma, Distrik Mugi, Distrik Yigi, Distrik Mbua, Distrik Gearek.

Geografis
Bentang alam Kabupaten Nduga berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah aluvial yang terbentang pada areal ketinggian 1500–2000 m di atas permukaan laut.

Temperatur udara bervariasi antara 14,5 derajat Celcius sampai dengan 24,5 derajat Celcius.

Dalam setahun rata-rata curah hujan adalah 1.900 mm dan dalam sebulan terdapat kurang lebih 16 hari hujan.

Musim kemarau dan musim penghujan sulit dibedakan.
Berdasarkan data, bulan Maret adalah bulan dengan curah hujan terbesar, sedangkan curah hujan terendah ditemukan pada bulan Juli.. Kabupaten Nduga mempunyai luas wilayah 2.168 Kmpersegi.

Kabupaten Nduga berada di hamparan Lembah Baliem, sebuah lembah aluvial yang terbentang pada areal ketinggian 1500–2000 m di atas permukaan laut. Temperatur udara bervariasi antara 14,5 derajat Celcius sampai dengan 24,5 derajat Celcius.

Dalam setahun rata-rata curah hujan adalah 1.900 mm dan dalam sebulan terdapat kurang lebih 16 hari hujan. Musim kemarau dan musim penghujan sulit dibedakan. Berdasarkan data, bulan Maret adalah bulan dengan curah hujan terbesar, sedangkan curah hujan terendah ditemukan pada bulan Juli.

Demografi
Lembah Baliem dikelilingi oleh Pegunungan Jayawijaya yang terkenal karena puncak-puncak salju abadinya, antara lain: Puncak Trikora (4.750 m), Puncak Mandala (4.700 m) dan Puncak Yamin(4.595 m).

Pegunungan ini amat menarik wisatawan dan peneliti Ilmu Pengetahuan Alam karena puncaknya yang selalu ditutupi salju walaupun berada di kawasan tropis.

Lereng pegunungan yang terjal dan lembah sungai yang sempit dan curam menjadi ciri khas pegunungan ini. Cekungan lembah sungai yang cukup luas terdapat hanya di Lembah Baliem Barat dan Lembah Baliem Timur (Wamena).

Vegetasi alam hutan tropis basah di dataran rendah memberi peluang pada hutan iklim sedang berkembang cepat di lembah ini. Ekosistem hutan pegunungan berkembang di daerah ketinggian antara 2.000–2.500 m di atas permukaan laut.

Transportasi 
Dilansir dari laman Pariwisata papua mengunjungi Kabupaten Nduga hanya dapat dilakukan dengan transportasi udara dari Wamena–Nduga PP maupun Timika-Nduga PP dengan menggunakan pesawat perintis jenis Pilatus, Cesna dan Twin Otter.

Kabupaten Nduga juga merupakan surga bagi wisatawan minat khusus yang dalam hal ini adalah wisatawan/turis yang datang untuk melakukan study penelitian tertentu (flora, fauna, sosial budaya dan lainsebagainya) pada kawasan hutan hujan tropis yang masih belum tersentuh oleh perkembangan pembangunan. 

Editor: Rio Batubara | Tribun News
Diberdayakan oleh Blogger.