Header Ads

Sungai Rindu Menjadi Destinasi Wisata Lingkungan Yang Layak Untuk Dikunjungi

loading...
Sungai Rindu terletak di Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, tepat di tepi Sungai Kaloran, berbatasan langsung dengan Desa Samudra Jaya, Tarumajaya.


Wisata Lingkungan - Menurut keterangan salah satu pengurus Sungai Rindu, Zaid Al Ahmad, tempat wisata itu diinisiasikan oleh pemuda-pemudi setempat atau Ikatan Remaja Putra-Putri Sembilangan (IRTRA) pada Mei 2018. Bersama warga, Sungai Rindu dibangun secara swadaya.

Tempat itu menawarkan suasana dan pemandangan alami yang jarang dapat dijumpai masyarakat perkotaaan. Tulis Bisot pada blog pribadinya, angin yang berembus sejuk membuat suasana sangat pas untuk bersantai, sembari mengobrol atau membaca buku.

Mendekati Sungai Rindu, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan mangrove yang tersusun rapi, air yang mengalir tenang dan ketenangan khas pesisir. Lokasi ini dekat dengan pertambakan milik warga setempat, baik tambak udang, tambak ikan atau tambak rumput laut.

Ketika tiba di lokasi, pengunjung akan melihat saung yang terbuat dari bambu dan jalan-jalan kecil yang membawa pengunjung berkeliling.

Di sana adalah tempat pengunjung bersantai dan menikmat keindahan alam. Pengunjung dapat memesan makanan-minuman. Pengunjung juga dapat membawa buah tangan khas Sungai Rindu, seperti suvenir, kaos dan lainnya.

Bagi para pengunjung, disarankan agar menjaga kebersihan tempat itu. Selain itu agar berhati-hati dan menjaga anak kecil agar jangan lepas dari pengawasan.

Tempat ibadah di Sungai Rindu masih dalam tahap pembangunan, pengunjung dapat menyisihkan sebagian rezeki untuk pembangunannya.

Berapa biaya masuk Ekowisata Mangrove Sungai Rindu?

Penulis: Fawzy Ahmad | Radar Sukabumi
Diberdayakan oleh Blogger.