Header Ads

Pemerintah Diharapkan Dapat Meningkatkan Inovasi Terhadap Pengelolaan Sampah Plastik

loading...
Bukan pemandangan yang aneh, meski memprihatinkan, di banyak kawasan permukiman kota maupun perdesaan, serta kawasan perairan kita seperti laut dan pantai banyak sampahnya, terutama plastik. Padahal, sampah plastik itu bisa membahayakan ekosistem kawasan

Penanganan Sampah - Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu untuk melakukan langkah atau gerakan peduli dan aksi nyata bersama pembersihan sampah plastik.

Memang, plastik merupakan material yang tidak lepas dari kehidupan kita. Sifatnya yang dapat mudah dibentuk sesuai dengan keinginan, tahan air, awet, praktis dan dapat melindungi isi dengan baik. Namun, di balik manfaat tersebut, plastik dapat mengakibatkan ancaman polusi apabila tidak dikelola dan dibiarkan terbuang ke lingkungan.

Kita dapat berkontribusi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Pengurangan masalah sampah plastik bisa dimulai dari lingkungan terkecil seperti rumah tangga hingga lingkungan kota atau bahkan sektor industri.

Semestinya pula sudah menjadi kesadaran bersama untuk mengurangi penggunaan botol air mineral dari plastik, sedotan plastik atau kantong kresek. Dan yang terpenting, kalaupun masih menggunakannya, tidak membuangnya sembarangan.

Contoh kecil yang bisa dilakukan dari lingkup rumah tangga ialah dengan melakukan pemilahan sampah plastik agar memudahkan pemulung untuk mengambilnya sehingga mengurangi angka plastik yang terbuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pada aspek lain, meski terus ada upaya untuk menciptakan berbagai inovasi yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah plastik. Pendaur-ulangan plastik yang dilakukan pabrikan bekerja sama dengan bank sampah, misalnya, patut didukung dan diikuti banyak korporasi lain.

Kolaborasi pabrik air minum dalam kemasan dengan perusahaan ritel yang mendesain aplikasi yang membantu penggunanya untuk mencatatkan sampah botol yang dikumpulkan dan mendapatkan imbalan poin yang dapat digunakan sebagai pembayaran online, juga patut diapresiasi.

Jadi berbagai pihak harus bersinergi guna menanggulangi permasalahan sampah plastik.

Penulis: Dani Mardani | Berita Satu
Diberdayakan oleh Blogger.