Header Ads

Forum Dai Rimbang Baling Belajar Konsep Hutan Wakaf Ke Aceh

loading...
Forum Dai Konservasi Rimbang Baling, Riau, belum lama ini berkunjung ke Hutan Wakaf Gampong Data Cut, Jantho, Aceh Besar. Kunjungan itu difasilitasi oleh WWF-Indonesia Program Sumatera Tengah.

Hutan Wakaf - Rimbang Baling merupakan kawasan prioritas global untuk konservasi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Bentang alam Rimbang Baling berada di bagian barat daya Provinsi Riau dengan sebagian wilayahnya mencakup Provinsi Sumatera Barat.

Wilayah ini juga merupakan hulu dan daerah tangkapan air utama di Sumatera Bagian Tengah. Bagian inti dari bentang alam ini adalah Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling.

“Kunjungan ke Hutan Wakaf ini untuk melihat model pengembangan konservasi hutan berbasis Islami,” kata Community Development Officer WWF Sumatera Tengah, Budi, dalam siaran pers yang diterima Serambi, Selasa (25/12).

Dari kunjungan ini, tambah Comunication Officer WWF Sumatera Tengah, Samsidar, diharapkan para da’i memiliki kekayaan informasi dan ilmuuntuk dapat mencari metoda atau inovasi dalam penyampaian dakwah sebagai perwujudan tugas untuk menebar kebaikan di atas bumi.

Untuk diketahui, Hutan Wakaf merupakan sebuah inovasi dalam upaya konservasi. Hutan Wakaf ini hadir dari kemandirian komunitas di Aceh dalam rangka melindungi ekosistem dengan melibatkan masyarakat dari berbagai pihak.

Selain berkunjung ke Hutan Wakaf, sehari sebelumnya, forum da’i Ini juga mengunjungi WWF Program Aceh untuk melihat proses inisiatif Rancangan Qanun Perlindungan Satwa Liar yang digagas oleh Komisi II DPRA dan beberapa LSM di Aceh.

Diharapkan, setelah berkunjung ke Aceh forum dai bisa lebih intensif melaksanakan sosialisasi ke masyarakat untuk penyadaran betapa pentingnya menjaga alam dan isinya. Kegiatan ini juga diharapkan dapat dikembangkan di Daerah Rimbang Baling Provinsi Riau untuk membangun kapasitas dai dalam upaya peningkatan kesadaran masyarakat Rimbang Baling dalam pelestarian satwa dan habitatnya.

Penulis: Hasyim | Serambi Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.