Header Ads

40 Tahun Tinggal Di Hutan, Pria Ini Melakukan Database Tentang Perubahan Iklim Dunia

loading...
Hidup di alam terbuka memiliki berbagai tantangan. Cuaca tak menentu dan gangguan dari binatang liar merupakan dua tantangan hidup di alam bebas. Kendati demikian, hal itu tak membuat pria asal Gothic, Colorado, Amerika Serikat, gentar. Ia memilih hidup di pedalaman hutan bersalju selama 40 tahun.

Pejuang Lingkungan - Untuk mengusir kebosanan, pria bernama Billy Barr itu menuliskan kisah hidupnya dalam buku catatan khusus. Bukan soal kesulitan yang dihadapi, ia lebih banyak menulis soal perubahan iklim serta migrasi hewan yang dilihatnya sejak 1974 lalu.

Kisah Billy yang unik dan sangat menginspirasi itu telah diangkat dalam film The Snow Guardians pada 2016. Selanjutnya, kehidupannya ditampilkan dalam film pendek pada Januari 2017. Di film itu terlihat jelas kehidupan yang dijalaninya di pedalaman hutan.

“Saya tinggal di gubuk tua berukuran sekitar tiga meter. Gubuk itu sama sekali tak memakai listrik. Bahkan saya tak memiliki persediaaan air. Saya berada di sana sepanjang hari. Agar tidak bosan, saya mencatat hasil pengamatan tentang perubahan cuaca,” kata Billy seperti dikutip Solopos dari Eco Watch, Senin (14/8/2017).

Catatan hasil pengamatan yang dilakukan Billy telah muncul dalam berbagai jurnal top dunia. Beberapa pakar klimatologi sangat kagum dengan catatan yang dibuatnya. “Saya harus mengakui catatan Billy ini sangat luar biasa. Dia benar-benar tahu persis soal perubahan iklim yang terjadi. Saya tidak mengerti bagaimana dia menulis semua ini. Tapi, catatan ini memang sangat luar biasa,” kata seorang peneliti yang tak disebutkan namanya.

Sebelum tinggal di hutan, Billy merupakan seorang mahasiswa. Ia memilih tinggal di hutan lantaran bosan dengan kehidupannya. Ia lantas mengembara ke kaki gunung Gothic dan membangun gubuk di sana. Ia merasa sangat tenang menjalani kehidupan di alam terbuka.

Tapi, lama-kelamaan hidup sebatang kara membuat Billy bosan. Untuk mengusir kebosanan, ia memulai melakukan pengamatan terhadap berbagai perubahan di sekitarnya. Aktivitas baru itu membuatnya sangat senang. Tanpa disadari, ia terus menulis selama lebih dari 40 tahun.

“Beberapa tahun pertama saya gunakan untuk mengenal kondisi sekitar. Saya mencoba merasakan ketenangan di sana. Lama-kelamaan, saya bosan dan mulai menulis catatan ini. Bagi saya, kegiatan ini sangat menyenangkan. Saya tak menyangka telah menulis sebanyak ini,” tandasnya.

Penulis: Chelin Indra Sushmita
Diberdayakan oleh Blogger.