Header Ads

Taipei 101 Di Daulat Sebagai Gedung Pencakar Langit Ramah Lingkungan

Pencakar langit di Taipei mulai menggeliat setelah Taipei 101 resmi menjadi ikon dan disebut sebagai gedung ramah lingkungan tertinggi di dunia.

PortalHijau - Dibangun setinggi 101 lantai dan seluas lebih dari 18,58 hektar, struktur ini menjadi salah satu gedung tertinggi di dunia.

Statusnya ini diperoleh berkat konsultannya yakni CBRE's Sustainability Asia. Berkat mereka, Taipe 101 menjadi gedung dengan skor LEED v4 tertinggi di dunia dan pertama yang meraih skor 90.

LEED atau Leadership in Energy and Environmental Design merupakan sistem penilaian hasil pengembangan Dewan Gedung Ramah Lingkungan Amerika Serikat yang kini diberikan kuasa untuk memberikan status green building secara internasional.

Di Asia saat ini terdaftar 6.700 proyek gedung dan 2.100 di antaranya tersertifikasi LEED sebagai gedung ramah lingkungan.

Dibangun pada 2004, Taipei 101 kini dilengkapi teknologi keberlanjutan terbaru yang tak hanya menambah pujian terhadap komitmen mereka tetapi juga secara signifikan mengurangi pengeluaran finansial mereka.

Sebagai contoh, rancangan baru Taipei 101 mampu mengurangi penggunaan air portabel hingga 30 persen atau hemat 28 juta liter tiap tahun.

"Melalui program industri keberlanjutan kami dan rekam jejak pengembangan sertifikasi LEED terhadap gedung-gedung yang sudah ada maka CBRE telah membantu klien-klien untuk merealisasikan hampir 358 juta dollar AS sebagai perangkat tambahan nilai aset," ujar Direktur Global Keberlanjutan CBRE Gary Thomas.

Sebagai tambahan, Insinyur ESD dan Konsultan Gedung Ramah Lingkungan Thailand Armelle Le Bihan mengatakan, green building bukan hanya gedung dengan banyak tanaman hijau karena mereka selain berdampak pada lingkungan, juga terhadap bisnis itu sendiri.

"Gedung-gedung ramah lingkungan berhasil mengurangi biaya operasionalnya sebesar 14 persen, meningkatkan kepuasan hunian sebesar 30 persen, dan mampu menikmati kenaikan nilai aset sebesar 7 persen jika dibandingkan dengan gedung-gedung non-ramah lingkungan," tambah dia.

Oleh sebab itu, patut ditunggu keberadaan gedung-gedung ramah lingkungan berteknologi tinggi lainnya di dunia.

Penulis: Ridwan Aji Pitoko
Diberdayakan oleh Blogger.