Header Ads

Pohon Natal di Depok Ini Dibuat dari Limbah Plastik

loading...
PortalHijau.Com - Pohon Natal setinggi enam meter berdiri tegak di pelataran Gereja Kristen Pasundan Jemaat Depok di RT 1 RW 10, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas. Sudah lebih dari dua pekan pohon Natal yang terbuat dari gelas plastik air mineral itu, dipajang pengurus gereja untuk menyambut Natal dan tahun baru 2016.

Panitia Komisi Hari Gerejawi, Andi Suhandi Endong, mengatakan pohon Natal tersebut dibuat dari limbah gelas plastik. Setiap jemaat diminta membawa gelas plastik bekas dari rumahnya sebanyak 700 buah. "Terkumpul sekitar 4.500 gelas plastik dan terpakai sebanyak 3.200 gelas plastik untuk pohon Natal," kata Andi, Jumat, 18 Desember 2015.

Andi terinspirasi membuat pohon Natal dari limbah plastik saat berselancar di dunia maya. Saat membuka-buka laman di berbagai situs pengolahan limbah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan. Nah, saat itu dia terpikirkan untuk membuat pohon Natal dari limbah plastik yang banyak terbuang.

Selain limbah gelas plastik, ada juga CD sebanyak 300 keping, 500 bola plastik, dan 1.600 lampu yang berada di dalam gelas plastik. CD tersebut dipasang di dalam rongga pohon Natal agar memantulkan cahaya lampu, agar lebih indah. "Kalau malam terlihat indah karena pantulan cahayanya," ujar Andi.

Untuk mengerjakan pohon Natal yang berasal dari limbah ini, dia dibantu delapan pemuda. Pengerjaan pohon Natal hanya memakan waktu sepekan. "Sejak 1 Desember sudah jadi. Karena kejar target harus selesai awal bulan," ucapnya.

Andi menuturkan tidak ada kesulitan membuat pohon Natal yang berasal dari limbah ini. Hanya saja yang membutuhkan waktu lama adalah mencuci gelas plastik yang kotor. Dia harus mencuci satu per satu gelas plastik dengan detergen.

Bahkan, saat pertama pohon Natal tersebut dipasang, sangat mirip dengan salju. Soalnya, gelas yang telah dicuci terlihat sangat bersih sebelum diilitkan bola plastik. "Tapi, sekarang warnanya sudah memudar," ucap Andi.

Tahun depan, kata dia, Gereja Kristen Pasundan akan membuat pohon Natal setinggi 13 meter dengan limbah botol plastik. Pada Natal tahun ini panitia gereja mengusung perayaan malam Natal dengan nuansa etnik.

Setiap jemaat diminta menggunakan busana adat daerahnya masing-masing. Soalnya, Persatuan Gereja Indonesia mengambil tema Natal tahun ini: menjadi keluarga Allah, artinya manusia tidak boleh membeda-bedakan suku dan ras. Total jemaat Gereja Kristen Pasundan Depok sebanyak 800 jiwa. "Toleransi umat beragama di Depok sangat baik. Kami harap malam Natal bisa berjalan aman dan lancar," kata Andi. IMAM HAMDI
Diberdayakan oleh Blogger.