Header Ads

BLHD Tangsel dan IPB Susun Kajian Lingkungan Hidup

loading...
PortalHijau.Com - Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Institut Pertanian Bogor (IPB) sedang menyusun KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis).

Saat ini, ada tujuh isu lingkungan yang saat ini menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel yakni ketersediaan air bersih (PDAM) yang sampai saat ini baru memenuhi 30% dari kebutuhan. Begitu pula pengelolaan sampah yang baru tertangani 30% dari total produksi sampah.

Selain itu, minimnya pengelolaan limbah cair domestik, masalah sosial akibat tingkat urbanisasi yang tinggi dan fungsi situ kini juga berkurang karena luasnya menyempit dan perubahan peruntukkan. Bahkan, kurangnya RTH (ruang terbuka hijau) di Tangsel, baik untuk rekreasi warga maupun penyerapan pencemaran udara dan terakhir masalah kebutuhan infrastruktur akibat pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Menurut Kepala Bidang Konservasi SDA dan PL, Tito Satrijo Widioetomo, Senin (21/12/2015), KLHS digunakan untuk penyusunan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Tangsel 2016-2020. KLHS adalah pendekatan strategi jangka panjang pengelolaan lingkungan menuju pembangunan berkelanjutan. “Tujuan yang ingin dicapai dari KLHS yakni untuk merumuskan dan merekomendasikan alternatif penyempurnaan kebijakan, rencana dan program dalam RPJMD Tangsel,” jelas dia.

Kasubid Kerusakan Sumber Daya Air BLHD Tangsel Doni Hermawan menjelaskan, selain menggandeng IPB, pihaknya melibatkan masing-masing instansi di Tangsel, LSM, pelaku usaha dan tokoh-tokoh masyarakat. “Hal inilah yang menjadi kajian berbagai pihak untuk penyempurnaan penyusunan RPJMD mendatang dari sisi lingkungan hidup,” jelas dia.

Dalam upaya melakukan pengelolaan lingkungan, Pemkot Tangsel melalui BLHD telah banyak meraih prestasi di tingkat nasional, di antaranya menjadi Juara 3 Nasional Tahun 2014 penilaian Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon, penghargaan Langit Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dua tahun berturut-turut yakni 2014 dan 2015, penghargaan Piagam Adipura 2013 dan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Presiden pada 2012 dan 2013. F Rio Winto/RW
Diberdayakan oleh Blogger.