Header Ads

Harimau Sumatera Diduga Mati Saat Penerbangan

loading...
Harimau Sumatera yang dikirim oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, melalui paket pengiriman Cargo Animal Live via pesawat udara Garuda GA 143 dari Banda Aceh tujuan Jatimpark 2, Jawa Timur, Selasa (2/10) sore, diduga mati dalam penerbangan.

Pernyataan itu disampaikan Kasubag TU BKSDA Aceh, Afan Absori dalam konferensi pers, Rabu (3/10) siang. Menurutnya seekor Harimau Sumatera yang diduga mati dalam penerbangan itu sebelumnya dalam kondisi sehat, sebelum dikirim pada pemberangkatan sekira pukul 11.45 WIB, Selasa (2/10).

"BKSDA Aceh akan meminta klarifikasi dari pihak Garuda Indonesia, terkait masalah ini. Masalahnya ketika satwa ini dikirim bersama para petugas kami yang ikut mengantar kesana, dalam kondisinya sehat," kata Afan.

Selain Harimau Sumatera yang ditemukan mati, dalam paket pengiriman Cargo Animal Live itu, BKSDA Aceh juga dikirim tiga ekor satwa dilindungi lainnya, yakni seekor Siamang dan dua ekor Binturong  (arctictis binturong). Namun, kondisi ketiga satwa lainnya yang ikut dikembalikan ke pihak BKSDA itu tetap baik. Sejauh ini Serambinews.com belum diperoleh konfirmasi dari pihak Manajemen Garuda Indonesia. | Sumber : Misran Asri, Serambinews. Foto : Ilustrasi
Diberdayakan oleh Blogger.