Header Ads

SDM Laboratorium Lingkungan Hidup Aceh Tamiang di Latih

loading...
Pentingnya peranan dan fungsi laboratorium dalam program pengendalian pencemaran lingkungan hidup tidak terlepas dari SDM laboratorium yang tersedia, demikian diungkapkan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang Drs. Syuibun Anwar, Rabu (29/9).

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2010 ini mendapat bantuan beberapa unit alat pengukuran pencemaran udara dari Bapedal Aceh yang dananya bersumber dari dana Otsus. Alat-alat tersebut berupa 1 unit High Volume Sampler untuk mengukur partikel debu pada udara ambient, 1 unit Smoke Indicator untuk mengukur opasitas dari asap yang keluar dari cerobong, 1 unit Vibration Meter untuk mengukur tingkat getaran, 1 unit Multi Gas Detector untuk mengukur gas di udara ambient dan 1 unit Portable Emision Analyzer untuk mengukur gas emisi pada kenderaan dan genset.

Alat-alat pengukuran pencemaran udara ini sangat penting untuk BLH Aceh Tamiang, mengingat di Aceh Tamiang saat ini telah memiliki 12 unit industri minyak kelapa sawit yang dikhawatirkan bisa menimbulkan permasalahan pencemaran udara bagi masyarakat sekitarnya.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan SDM untuk mengoperasional alat-alat tersebut, CV. Bunayya sebagai pihak pengadaan alat, mendatangkan instruktur dari distributor alat laboratorium PT. Alfa Pegasus Jakarta. Pelatihan operasional alat-alat laboratorium ini dilaksanakan tanggal 29 September 2010 di Laboratorium BLH Aceh Tamiang, yang diikuti oleh 20 orang staf BLH Aceh Tamiang (***).
Diberdayakan oleh Blogger.