Header Ads

Tamiang Hulu Dilanda Banjir Kiriman

loading...
KUALA SIMPANG - Sedikitnya, empat desa di wilayah Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/7) lalu, dilanda banjir kiriman dari kawasan Gunung Titi Akar. Sementara 150 rumah warga Gampong Lancang, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, sejak sepekan terakhir dilaporkan digenangi air pasang purnama.

Menurut seorang penduduk setempat, empat desa di Tamiang Hulu yang dilanda banjir kiriman dari Gunung Titi Akar itu adalah Desa Wonosari, Harum Sari, Jambu Rembung, dan Serba. “Sejak Januari hingga Juli 2010 ini, kami sudah enam kebanjiran. Namun, yang terjadi kemarin, paling parah,” kata Sunarno, warga Desa Wonosari kepada Serambi, di Kuala Simpang, Rabu (28/7).

Sunarno memperkirakan banjir kiriman yang kerap mengunjungi desa-desa tersebut antara lain disebabkan perambahan hutan di kawasan Gunung Titi Akar, yang kini sudah dialih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit. “Gunung Titi Akar berada pada kemiringan 30 derjat ke atas dan selama ini dijadikan sebagai kawasan hutan konservasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lembahtari Sayed Zainal M SH yang mengaku berada di Desa Wonbosari, Rabu (28/7) malam, mengaku kecewa terhadap Pemkab Aceh Tamiang karena dengan mudah memberikan areal hutan kepada perusahaan perkebunan. “Kondisi ini telah menimbulkan dampak buruk terhadap desa-desa di wilayah itu yang kerap dilanda banjir akibat pengrusakan hutan,” katanya.

Menurutnya, banyak rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah selalu mementingkan pihak perusahaan. Pemerintah, katanya, tidak pernah memikirkan dampak dan kerugian yang bakal diterima warga setempat akibat penggundulan hutan di kawasan Gunung Titi Akar itu. “Kalau terjadi bencana banjir seperti ini, yang sangat menderita itu kan warga yang terkena musibah,” pungkasnya. Meski demikian, banjir kiriman melanda empat desa di kawasan Tamiang Hulu itu tidak sampai merenggut korban jiwa. Bahkan, genangan banjir yang terjadi sejak dua hari lalu itu, kini dilaporkan sudah mulai surut dan warga setempat sudah bisa beraktifitas seperti biasa.
Diberdayakan oleh Blogger.