Header Ads

Tingkat Kekeruhan Air Sungai Tamiang Tinggi

loading...
PortalHijau.Com - Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BLHK) Kabupaten Aceh Tamiang melakukan pemantauan kualitas air sungai tamiang pada tanggal 5-8 mei 2009 terhadap 8 titik pantau, meliputi : simpang kiri, pulau tiga, semadam, kota kualasimpang, lubuk sidup, babo, alur manis dan seruway.

Dari hasil pemantauan terhadap beberapa parameter lapangan, diperoleh hasilnya : suhu berkisar 27,3 – 32,5 0C, pH 7,4 – 7,9, daya hantar listrik (DHL) 88,7 – 111,8 ┬Ás/cm, TDS 42,0 – 53,1 mg/L, DO 3,4 – 10,8 mg/L, salinitas tidak terdeteksi.

Sedangkan pH yang baik sesuai dengan PP RI No. 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air Dan Pengendalian Pencemaran Air, yaitu berkisar 6-9 dan DO minimal 4 mg/L. Penyebab tingginya kekeruhan secara pasti tidak diketahui, yang jelas ini menandakan ada indikasi terjadinya kerusakan lingkungan, yang bisa jadi disebabkan karena adanya longsor dan abrasi sungai, aktifitas galian C, kegiatan pertanian, dan bisa juga disebabkan oleh berkurangnya vegetasi hutan dan tumbuh-tumbuhan di daerah hulu sungai tamiang.
Diberdayakan oleh Blogger.